Akibat Jika Anak Kekurangan atau Kelebihan Cinta dan Kasih Sayang

Akibat Jika Anak Kekurangan atau Kelebihan Cinta dan Kasih Sayang

Cinta…sungguh indah ya bunda untuk diucapkan, tapi untuk mewujudkannya apakah bisa semudah seperti kita mengucapkannya? Cinta merupakan suatu kebutuhan bagi jiwa dan batin setiap orang di dunia….begitu juga dengan si anak, bagi anak kecintaan yang sangat besar sangat dia butuhkan terutama kecintaan dari ayah-ibunya. Dan masalah ini mesti memperoleh perhatian yang serius karena kurangnya cinta akan membuat si anak akan tumbuh menjadi anak yang tidak mempunyai rasa belas kasih kepada orang lain.

Kita mesti menyadari ya bunda…bahwa anak di awal kehidupannya adalah insan yang sangat lemah dan tidak berdaya. oleh karena itu anak sangat membutuhkan kasih sayang khususnya dari bunda dan ayahnya. Ibaratnya makanan bagi pertumbuhan tubuh maka kasih sayang adalah “makanan” yang menyehatkan bagi jiwa si anak.

seorang bayi sejak hari pertama kelahirannya, dia bisa merasakan dengan baik kasih sayang dan perhatian yang dicurahkan oleh orang di sekitarnya. namun dia belum mampu menjelaskan kasih sayang yang ia rasakan selain dengan senyuman.

Mari kita kupas bersama, apa sih dampak buruk bila tidak ada kasih sayang ya bunda:

1. Terjadinya masalah kejiwaan

seorang anak yang tidak memperoleh cinta dan kasih sayang dari orang tuanya, maka dalam kehidupannya dia tidak pernah merasakan nikmatnya cinta dan kasih sayang itu. Ia tidak akan pernah merasakan manisnya tawa dan senyum penuh kasih kedua orangtuanya. Ia akan merasakan jiwa yang hampa dan dapat dipastikan terjadi ketidakstabilan pada jiwanya.

dampak yang lebih jauh dari permasalahan kurangnya cinta dan kasih sayang akan memunculkan berbagai macam kasus di saat si anak beranjak remaja dan dewasa nantinya lho bun, seperti: bunuh diri, tindakan kriminal : membunuh secara sadis, kayak kasus mutilasi yang sering terjadi sekarang ini bunda, itu disebabkan hati yang hampa dan kering kerontang karena tiadanya kasih sayang….(Pedih Ya). Bahkan hingga akhir hidupnya ia akan selalu memberikan dampak negatif terhadap lingkungannya.

2. Pasif dan suka menyendiri

Pada umumnya ya bunda, seorang anak yang tidak memperoleh kehangatan akan cinta sebagaimana seharusnya ia dapatkan dari keluarganya, maka ia akan selalu menyendiri dan merasa minder bila ia berada di lingkungan luar rumahnya. Kegairahannya untuk bermain akan hilang, begitu juga untuk berteman dan beraktivitas sosial lainnya. sebaliknya, seorang anak yang berada dalam asuhan orang tua yang memberikannya dengan limpahan cinta dan kasih sayang yang tulus, akan memiliki jiwa yang penuh semangat, aktif, percaya diri dan mandiri.

Anak yang kurang dalam mendapatkan kehangatan cinta akan tumbuh menjadi anak yang lemah, selalu merendahkan diri dan selalu beranggapan bahwa orang lain tidak pernah menaruh kepercayaan kepada dirinya. Ia akan terus menyalahkan dirinya sebagai orang yang tidak berguna. Untuk meredam keguncangan jiwanya, mungkin ia akan selalu berusaha melakukan bunuh diri.

3. Terjadinya penyimpangan pemikiran dan moral

Seorang anak yang tidak memperoleh cinta kasih dari ayah dan ibunya pasti akan selalu merasakan kedahagaan akan cinta dan kasih sayang. Bukan tidak mungkin untuk memperoleh kebutuhan akan kurangnya kasih sayang yang ia dapatkan dalam kehidupannya, anak akan melakukan apa saja agar ia disayang. Misalnya si anak akan menyambut secara positif ajakan kelompok tertentu tanpa menilai baik buruknya kelompok tersebut. Akibatnya bila kelompok itu buruk maka si anak akan terjerumus ke hal-hal yang negatif dan mengkhawatirkan. Makanya ya Bunda, bila kita melihat adanya kebiasaan buruk anak muda yang menyimpang, maka tahulah kita bahwa akar permasalahan utamanya adalah lingkungan keluarga.

4. Sikap yang Kasar

Jiwa manusia itu sungguh sensitif bunda, apalagi jiwa anak-anak. Oleh karena itu bagaimana mungkin seorang anak akan memiliki jiwa pemurah dan kasih sayang bila kedua orangtuanya selalu menunjukkan wajah yang muram dan tidak bersahabat. Bagaimana mungkin menjadi orang yang murah hati dan penyayang , jika si anak tidak pernah sekalipun merasakan buaian kasih seorang ibu dan sentuhan tangan cinta seorang ayah (sedikit puitis…)

Anak kecil yang dewasa dalam kondisi seperti itu secara perlahan akan tumbuh menjadi pribadi yang angkuh dan jahat seperti ayah ibunya….ironis ya bunda.

oleh karena itu Bunda, ungkapkanlah cinta Bunda, mengapa bunda dan ayah harus segan menampakkan cinta kasih. Memang tidak sedikit orang tua yang mempunyai keyakinan yang salah, dimana mereka berkeyakinan menampakkan cinta di hadapan anak kecil akan mengurangi kehormatan, kewibawaan dan kemuliaan mereka di mata anak-anak. Sehingga mereka khawatir anak akan tidak patuh dengan nasehat dan perintah yang mereka berikan. Bahkan bukan tidak mungkin anak akan menjadi anak yang manja dan rewel.

Sungguh keliru persepsi tersebut ya Bunda….ingatlah bahwa kebutuhan akan cinta kasih adalah kebutuhan suci dan alamiah. Curahkanlah kasih sayang Bunda dan Ayah terhadap si buah hati….jangan tunggu besok lakukan sekarang juga…..

Akibat anak kelebihan cinta dan kasih sayang

Kita mengakui dan menyadari pentingnya cinta dan kasih sayang dalam kehidupan anak, tapi jangan sampai kita melupakan bahwa menampakkan cinta dan kasih sayang di luar batasan dan ukuran sewajarnya akan berdampak negatif bagi si anak kelak. Oleh karena itu tampakkanlah kasih sayang kepada si buah hati dalam porsi yang wajar dan dalam batas yang normal bunda.. bila benar dalam memberikan kasih sayang dan cinta maka si buah hati tidak akan menjadi anak yang cengeng, manja dan pembangkang. Malah akan membuahkan hasil yang positif terhadap jiwa si anak.

sebagaimana halnya dengan makanan lho bunda….makanan itu merupakan sumber kehidupan dan kesehatan jasmani manusia, bila kita makan melebihi batas normal maka akan mengakibatkan penyakit yang tidak baik bagi tubuh. Begitu juga ‘makanan’ jiwa yang berupa cinta dan kasih sayang, bila melampaui batas kewajaran, pasti akan berdampak negatif pada perkembangan jiwanya.

Sebagai orang tua yang bijaksana ya bunda, bunda dan ayah tetap harus menegur bila si buah hati melakukan kesalahan, seperti bertingkah laku tidak sopan di depan orang lain. Teguran yang bunda lakukan bukan berarti bunda dan ayah tidak menyayanginya, tapi itu perwujudan kasih sayang yang betul, karena bila bunda dan ayah membiarkannya berlaku tidak sopan, maka ia akan menganggap bahwa tingkah lakunya sudah benar.

Ingat lho Bunda seorang anak yang melakukan perbuatan buruk dan tercela namun tidak mendapatkan teguran dan sanksi dari orang tuanya, maka perlahan-lahan ia akan terbiasa melakukan perbuatan tersebut. si anak akan berfikir bahwa apa yang telah ia lakukan adalah benar dan baik, ia menganggap bahwa diamnya Bunda dan ayah merupakan tanda bahwa bunda dan ayah mendukungnya. Biasanya kalau sudah begini ya bunda, sulit bagi bunda nantinya untuk menata kembali si anak, bahkan mungkin mustahil untuk bisa ditata kembali……….

orang tua yang suka tidak peduli dan selalu menertawakan apa saja yang dilakukan anaknya, seolah-olah apa yang dilakukan anaknya bukanlah suatu kesalahan melainkan suatu tindakan yang membuat kelucuan bagi mereka maka kelak akan mendapati anaknya sebagai pembangkang dan sulit untuk mempercayai kedua orangtuanya. Anak seperti ini akan menjadi orang yang berwatak angkuh dan sombong. Ia takkan mampu memperbaiki kesalahan yang dia perbuat malah sebaliknya ia selalu mengecam kesalahan orang lain dan menentangnya.

Bunda yang bijak, janganlah bunda menyangka bahwa menampakkan cinta kasih dan bermurah senyum sewaktu anak melakukan kesalahan, akan baik bagi dirinya. Malah Bunda harus menegurnya dan memarahinya secara bijak. Bunda bisa melontarkan pertanyaan tentang apa alasannya sampai ia melakukan kesalahan tersebut………….

Bunda perlu ketahui bahwa kemarahan bunda itu merupakan obat yang pahit (semua obat memang pahit) bagi dirinya. meskipun pahit, tetapi sangat bermanfaat bagi kesehatan dan keselamatannya kelak. Memarahi dan menasihati anak atau melarangnya untuk melakukan sesuatu, pada dasarnya ada nilai kebajikan dan manfaat yang besar didalamnya. Walaupun sikap bijak bunda itu untuk sementara waktu akan membuat diri bunda dan si anak merasa sedih.

Share :

Facebook Twitter Google+
0 Komentar untuk "Akibat Jika Anak Kekurangan atau Kelebihan Cinta dan Kasih Sayang"

Back To Top