Dampak Lagu Dewasa Terhadap Perkembangan Anak

DAMPAK LAGU DEWASA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK

Apa kabar Bunda, ketemu lagi kita dalam artikel ini, di artikel ini kita akan membahas mengenai lagu, bunda pasti suka menyanyikan? dan saya yakin pasti ada lagu yang menjadi menu favorit bunda, sehingga kemanapun dan dimanapun bunda berada, pasti lagu itu akan masuk daftar lagu yang akan bunda nyanyikan, siapa sih yang tidak suka lagu ya bunda, terkadang lagu yang kita nyanyikan juga bisa menyiratkan isi hati kita pada saat itu, apakah lagi sedih, bahagia.

Satu ide rasanya dengan anak-anak, karena anak-anak sangat menyukai lagu, tidak jarang ketika lagu dibunyikan, si anak akan ikut bergoyang, dan menghentak-hentakkan kaki atau badannya mengikuti irama lagu. Setiap orang yang melihatnya pasti akan tersenyum ataupun malah tertawa melihat tingkah polahnya yang lucu, karena menyesuaikan bahasa tubuhnya dengan irama lagu. Padahal kalau kita dengar lagu itu bukan lagu yang pantas dinyanyikan oleh anak seumur dia, tetapi karena lagu itu sedang ‘in’ alias naik daun, rasanya dengan kelucuannya saat menyanyikan, sampai kita yakin bahwa anak kita memang pantas untuk menyanyikannya, padahal lagu itu lagu yang hanya pantas dinyanyikan oleh orang dewasa.

Bunda…lagu yang diciptakan untuk orang dewasa tidaklah akan sama dengan lagu yang khusus diciptakan untuk anak-anak. Lagu orang dewasa hanya bisa didengarkan dan didendangkan oleh tingkat dewasa saja yah, sekitar umur dua puluh ke atas. Sedangkan lagu untuk anak-anak hanya bisa didengarkan dan didendangkan oleh anak dari usia 4-16 tahun. Bunda, dari segi tema dan lirik yang terdapat dalam lagu, jelas sekali kalau lagu yang diperuntukkan orang dewasa dan lagu anak-anak sangat berbeda. Lirik lagu pada lagu orang dewasa biasanya mempunyai arti yang lebih dalam. Sedangkan lagu anak-anak adalah lagu yang memiliki lirik yang ringan yang benar-benar disesuaikan untuk usianya, seperti pengulangan nada yang sama. Begitupun dari segi isi lagu, lagu untuk orang dewasa biasanya berkisah tentang hubungan antara seorang pria dan wanita dalam kehidupan percintaan. Sedangkan lagu untuk anak-anak lebih berkisah mengenai kehidupan anak-anak itu sendiri, seperti tentang sekolah, tentang alam, tentang lingkungan sekitar, tentang kehidupan binatang dll.

Ibarat sebuah alat perekam yang masih kosong, otak akan mengopi semua yang tejadi di sekitarnya dalam memori mereka yang masih natural. Setiap Apa saja yang mereka dengar dan mereka lihat, dalam waktu singkat anak akan bisa merekam dan menirunya, luar biasa memang memorinya. Apabila setiap hari anak-anak mendengarkan lagu-lagu yang itu itu saja, dan sebahagian besar dari lagu yang anak-anak dengarkan tersebut adalah lagu yang diperuntukkan bagi orang dewasa. Alhasil hal tersebut akan menjadi kebiasaan bagi anak untuk menyanyikannya. Karena setiap hari, baik itu saat bangun tidur dan saat tidur kembali lagu yang mereka dengarkan adalah lagu-lagu yang diciptakan untuk orang dewasa. Lama kelamaan tanpa orang tua sadari kondisi ini akan memberikan dampak yang sangat tidak baik bagi anak-anak.

Bunda,…Sungguh banyak ya lagu-lagu dewasa saat ini yang beredar di pasaran berisikan mengenai hubungan pacaran, kisah perselingkuhan, dan banyak permasalahan dalam percintaan lainnya yang diangkat terkadang secara vulgar tanpa sensor. Untaian kata di setiap bait lagu tersebut yang masih belum dimengerti maknanya oleh si kecil akan memberikan dampak yang sangat tidak baik bagi psikologis anak. Kita sebut saja seperti kata kucium kamu, mari pelukan, dan banyak lainnya akan memberikan pengertian yang tidak benar yang akan berpengaruh besar bagi perkembangan moralnya. Faktor media elektronik sepert televisi juga radio memberikan pengaruh yang besa terhadap perkembangan psikologis anak.

Bunda pada masa anak-anak, anak-anak berusaha untuk mendapatkan kesenangan, tanpa adanya pertimbangan hasil akhir dari kegiatan yang mereka lakukan tersebut. memang manfaat musik sangatlah besar karena musik dapat meningkatkan kemampuan ingatan anak, lebih perhatian, menambah motivasi dan pembelajaran. Mendengarkan musik bagi anak juga dapat mengurangi kondisi stres yang dialami anak, dan mengaktifkan kedua belahan otak anak. Tetapi tidak semua musik bisa berdampak positif. Ingat lho Bunda, keluarga merupakan benteng terakhir untuk anak-anak dari pengaruh buruk yang ada disekelilingnya. Menambah pengetahuan tentang efek lagu terhadap mentalitas dan psikologis anak sangat lah dibutuhkan oleh keluarga, oleh karena itu bunda dan keluarga harus bisa memilah milah bahwa lagu yang bersifat edukasi lah yang akan bunda dengarkan untuk si buah hati.

Share :

Facebook Twitter Google+
0 Komentar untuk "Dampak Lagu Dewasa Terhadap Perkembangan Anak"

Back To Top